Deskripsi
Perdu kecil tahunan, berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh baik
mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut.
Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan
bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh
menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat
telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6
cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya
mengandung lateks berwarna putih.
Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga
kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar,
berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya
berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 - 2,5
cm, dan memiliki banyak biji.
Khasiat
Bunga dan daunnya berpotensi menjadi sumber obat untuk
leukemia dan penyakit Hodgkin. Kandungan bahan kimianya adalah vincristine,
vinblastine, reserpine, ajmalicine, dan serpentine. Kandungan lainnya adalah
catharanthine, leurosine, norharman, lochnerine, tetrahydroalstonine,
vindoline, vindolinine, akuammine, vincamine, vinleurosin, dan vinrosidin.
Berbagai alkaloid ini beracun. Tanda-tanda keracunan tapak dara adalah demam,
loyo, dan muntah-muntah dalam tempo 24 jam. Tanda-tanda yang lain adalah neuropati,
kehilangan refleks tendon, berhalusinasi, koma, dan kematian.
Budidaya
Tumbuhan ini tidak tahan terhadap pemangkasan besar dan dapat
mati karenanya. Tapak dara biasanya diperbanyak dengan bijinya yang lembut.
Caranya, sediakan biji-biji yang tua, lalu semaikan pada suatu tempat
persemaian. Masukkan biji ke dalam tanah, lalu tutup dengan lapisan tanah
setipis tebal bijinya. Rajinlah menyiram. Bila biji-biji mulai tumbuh, dan
tingginya sudah mencapai sekitar 15 - 20 cm, umumnya dapat dipindahkan ke
tempat yang diinginkan. Jika ingin ditanam dalam pot, tentu perlu disiapkan pot
dan media tanamnya. Pot bisa dari tanah liat, semen, atau kaleng bekas. Media
tanamnya berupa campuran tanah subur, kompos, dan pupuk kandang (2 : 1 : 1).
Bibit langsung ditanam, dan setelah itu diletakkan di tempat teduh. Seminggu
kemudian, ditempatkan di tempat terbuka.
Jika ingin ditanam di kebun pekarangan, perlu dibuat lubang
tanah berukuran 15 x 151 x 15 cm, dengan jarak di antara lubang 50 cm. Tiap
lubang diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 1,5 kg. Masukkan bibit ke
dalam lubang, lalu timbun dengan tanah, dan siram.
Untuk perawatannya, tapak dara tidak menuntut perawatan
khusus. Asal disiram dan diberi pupuk, sudah cukup. Pada awal pertumbuhan,
gunakan pupuk yang kandungan nitrogennya tinggi, atau pupuk daun yang
disemprotkan pada permukaan bawah daun di pagi hari. Kemudian, ketika tanaman
mulai berbunga, untuk merangsang pembungaan, dapat digunakan pupuk yang
memiliki kandungan fosfor tinggi. Nah, jika rajin merawat, tentulah dijamin
tapak dara akan berbunga sepanjang tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar